Menu

Dark Mode
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Headline

Kesan Pesan dan Harapan Anggota DPRD Periode 2019-2024, Syafrizal Datuak Damuanso Omeh

badge-check


					Kesan Pesan dan Harapan Anggota DPRD Periode 2019-2024, Syafrizal Datuak Damuanso Omeh Perbesar

LAPORAN : RANDI SATRIA

Status sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh akan ditinggalkan Syafrizal Datuak Damuanso Omeh pada 2 September mendatang. Putra Lamposi itu tidak lagi sebagai anggota dewan seiringan berakhirnya masa jabatan sebagai anggota DPRD periode 2019-2024.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Kecamatan Lamposi itu sudah 3 periode menduduki kursi DPRD sejak 2009 lalu dari Partai Bulan Bintang.

Pada Pileg 14 Februari lalu, Syafrizal Datuak  Damuanso Omeh tidak lagi ikut mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh untuk periode 2024-2029.

Banyak kesan-kesan  yang tak terlupakan  dirasakan Syafrizal selama 15 tahun sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh. Baik itu suka ataupun duka.

“Alhamdulillah kita bersama 24 anggota lainnya telah melaksanakan tupoksi sebagai anggota DPRD dengan baik. Yaitu menjalankan fungsi legislasi dalam membuat aturan daerah, fungsi pengawasan daerah dan fungsi budgeting atau penganggaran keuangan daerah,” ujar Syafrizal Datuak Damuanso Omeh pada Rabu (17/6) pagi.

Selama 15 tahun sebagai anggota dewan, Syafrizal merasakan ada dinamika politik yang terjadi di Kota Payakumbuh. Terutama saat pergantian pimpinan daerah.

“Setiap pergantian kepala daerah selalu ada dinamika politik yang pro-kontra. Ini bagus menjadi bagian positif dalam proses pembangunan Kota Payakumbuh,” ujarnya lagi.

Kemudian, terhadap anggota dewan yang baru nanti untuk periode 2024-2029, hendaknya akan lebih baik dalam melanjutkan pembangunan Kota Payakumbuh.

“Kota Payakumbuh kedepan  menuju kota pendidikan yang cerdas dan berbudaya. Kemdian, jalan tol adalah peluang dan tantangan bagi Kota Payakumbuh. Dengan segala nilai terhadap tol, ada sisi positifnya, ini dapat menjadi Payakumbuh menjadi kota tujuan. Apalagi didukung dengan adanya pembangunan dan pengembangan perguruan tinggi serta lembaga pendidikan,”ujar Syafrizal.

Menurut Datuak Damuanso Omeh itu, pendidikan akan membawa multi player effect untuk peningkatan ekonomi masyarakat Kota Payakumbuh.

Disisi lain, Syafrizal menilai, Kota Payakumbuh masih  defisit dalam anggaran.  APBD hanya cukup untuk urusan wajib dan tugas-tugas yang diarahkan.

“Ini perlu terobosan lanjutan terhadap pimpinan daerah kedepan, baik eksekutif ataupun legislatif untuk peningkatan pendapatan daerah dari sumber PAD. Perlu juga  loby daerah ke pemerintah pusat terutama untuk peningkatan dana transfer ke daerah. Sehingga biaya pembangunan dapat lebih ditingkatkan,” ujar Syafrizal politisi yang digadang-gadangkan sebagai kandidat calon wakil walikota Payakumbuh di Pilkada 2024 mendatang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Perantau Sukses Akabiluru Saling Bertemu

28 March 2025 - 12:45 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Motivasi SD Swasta IT IPHI Payakumbuh

27 March 2025 - 09:49 WIB

Sejumlah OPD Payakumbuh Terkesan Lecehkan Walikota dan Wakil Walikota

21 March 2025 - 21:31 WIB

Kasubagbin Kejaksaan Negeri Pariaman Kumpulkan Wartawan Luak 50

18 March 2025 - 20:13 WIB

Penyaluran Gas Subsidi 3 Kg, Pengawasan Pertamina Patut Dipertanyakan

12 March 2025 - 16:19 WIB

Trending on Headline