Selayar, Infowarga.id- Debat perdana Pilkada Selayar 2020 telah diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Selayar di Gammara Hotel Makassar, Senin, (16/11/2020) malam.

Debat yang terselenggara berkat kerjasama KPU Selayar dan INews TV ini mengangkat tema “Pengembangan kawasan melalui koneksivitas dan kerjasama antar daerah”

Pada segmen pertama debat, moderator memberi kesempatan kepada masing – masing kontestan untuk memaparkan visi – misi, ide, konsep dan gagasannya dalam membangun Kabupaten Kepulauan Selayar dengan durasi waktu selama lima menit.

Baca Juga:  KPU Selayar Sosialisasi Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020

Pada kesempatannya pasangan calon nomor urut 2, Basli Ali – Saiful Arif tampil dengan pembawaanya masing-masing yang santun dan tenang, serta penguasaan materi yang sangat baik, menggunakan durasi waktu yang disediakan dengan baik dan secara bergantian memaparkan konsep dan arah pembangunan Selayar kedepan.

Pengalaman selama menjabat sebagai Bupati, Basli Ali serta pengalaman Saiful Arif sebagai wakil bupati menghantarkan pasangan ini terlihat lebih santai dan lebih banyak paham serta lebih mampu menginterfertasikan sejumlah program yang dibutuhkan masyarakat maupun bagi daerah Kepulauan Selayar.

Baca Juga:  Pemdes Nyiur Indah Salurkan BLT Tahap II Penyaluran Ke Dua Kepada 127 KK Penerima Manfaat

Berbeda dengan Pasangan ZAS yang lebih banyak bernarasi dengan sejumlah teori-teori dari berbagai pendekatan dan cenderung tidak menguasai materi sesusai tema debat. terlihat cabup zainuddin yang memonopoli kesempatan pertamanya tak sempat memaparkan visi misi, ia pun kemudian dihentikan oleh moderator karena kehabisan waktu.

Cabup Basli Ali pada paparnya mengurai sejumlah konsep yang dituangkan dalam program yang bertujuan untuk mengembalikan kejayaan Selayar tempo dulu sebagai Bandar niaga menjadi Kepulauan Selayar sebagai Bandar Maritim Kawasan Timur Indonesia.

Baca Juga:  Hidupkan Literasi, Rumah baca saku kembali Gelar Rangking 1 Lomba Cerdas Cermat

Ditambahkan oleh Cawabup Saiful Arif bahwa Selayar tidak akan mampu membangun daerahnya sendiri, “membangun selayar membutuhkan koneksivitas dan kerjasama antar daerah lain,” tutupnya. (**)

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: