Selayar, Infowarga.id- Dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan covid -19, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Rapat Kerja (Raker) Cabang Khusus pemenangan Pilkada tahun 2020.

Raker dengan tema,” Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya” Berlangsung di Hotel Rayhan square, Jl. Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Senin (12/10/2020) siang.

Sebelumnya, peserta yang dihadiri 100 orang lebih, terlebih dahulu di Rapid test dan hasilnya tidak ditemukan adanya yang reaktif.

Hadir, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Prov Sul-Sel Bidang Politik dan Hukum, Andi Walingga, SH, Cawabup no urut 2, Saiful Arif, SH, Ketua DPC PDI Perjuangan, Muh. Anas Ali, SH, Sekretaris DPC, Nurchalis, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Imran Hasan P. Patombongi, dan para Pengurus DPC dan PAC se- Kabupaten Kepulauan Selayar.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Prov Sul- Sel bidang Politik dan Hukum, Andi Walingga mengatakan dihadapan para kader PDIP untuk tegak lurus dan tetap solid dan tetap ikuti aturan sesuai dengan aturan partai.

” Kepada para kader dan pengurus musyawarah anak cabang yang sudah dilantik, semoga kedepan bisa berjuang dengan baik, karena membesarkan partai itu tidak terlepas dari pengurus dan kader kader dari PDIP,” ucapnya.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Kunker di Selayar, Personil Polres dan Polsek Jajaran di Siagakan

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Anas Ali mengucapkan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan karena rapat kerja cabang khusus ini bisa terlaksana dengan baik.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa, pada momentum pilkada tahun 2020 yang dibutuhkan adalah adu gagasan dan program, dan tidak menjelekkan pribadi dari Paslon lain.

“Kita wajib memenangkan pasangan BAS pada tanggal 9 Desember 2020. Rekomendasi adalah harga mati dan juga tegak lurus dan solidaritas dalam menjalankan amanah ini yang harus kita terapkan,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Selayar, Anas Kasman.

Ia juga mengajak kepada para kader untuk meyakinkan masyarakat Selayar bahwa BAS adalah pasangan terbaik dan mampu mensejahterakan masyarakat karena hanya BAS yang mampu menyerap dan memperjuangkan masyarakat Selayar baik tingkat provinsi maupun pusat,”

” Semoga Visi Misi BAS ketika menjabat lima tahun kedepan dapat berjalan tanpa hambatan. Dan salah satu harapan pemerintahan BAS yaitu untuk menjadikan Selayar sebagai kawasan ekonomi khusus di bidan keperiwisataan,” tandasnya.

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Personil Polres dan jajaran Polsek Rutin Laksanakan Ops Cipkon

Sementara, Cawabup Saiful Arif no urut 2 memaparkan, ada tiga bakal calon yang akan maju di Selayar tapi yang tuntas hingga ke tahap pendaftaran hanya ada dua Paslon dan setelah diundi Paslon Basli Ali – Saiful Arif mendapatkan no urut 2.

 

 

” Olehnya itu, dipertemuan kegiatan raker ini, salah satu partai pengusung yang akan menentukan kemenangan dari pasangan no urut 2 adalah PDI Perjuangan,”

Lanjut dikatakan, bahwa Paslon BAS no urut 2 mendapatkan partai pengusung sebanyak 6 partai dengan jumlah 19 kursi dengan perolehan suaranya itu sudah 52 ribu lebih. Sementara Paslon no urut 1 hanya 3 partai dengan jumlah 6 kursi dengan perolehan suara partai hanya sekitar 17 ribu lebih.

” Partai pengusung dan pendukung BAS sebanyak 19 kursi yang kita kuasai dan Itu adalah angka, fakta, bukan katanya tapi nyatanya,” ujar Saiful Arif.

Lebih lanjut, Saiful menambahkan bahwa berbicara tentang survey SSI lembaga terpercaya dan berpengalaman dan menurut survey terbarunya bahwa pasangan no urut 2 berada di posisi 57 persen dan Paslon no urut 1 hanya 25 persen lebih, ngambang 12 persen lebih dan rahasia 4 persen.

Baca Juga:  Pemdes Bontosunggu Salurkan BLT- DD Tahap III Kepada 86 KK

“Sampaikan ke masyarakat tentang fakta Karena masyarakat maunya menang yang sebelumnya mungkin di no urut 1 namun karena mau menang akhirnya berpindah ke no urut 2,” imbuhnya.

Saiful juga mengungkapkan bahwa Basli Ali sudah memimpin Selayar ini selama lima tahun dengan prestasi dan jaringan politik di Provinsi hingga ke Pusat.

Dan salah satu Visi misi BAS kedepan selain program yang pro rakyat dalam hal ini gerakkan membangun desa mandiri supaya ekonomi kerakyatan bergerak juga menjadikan Selayar sebagai pusat distribusi kawasan timur Indonesia dan pusat industri perikanan terpadu yang menjadi program besarnya yang jika di rumuskan ” Selayar menjadi bandar maritim kawasan timur Indonesia, jelas Saiful Arif.

” Dulu bandar niaga sekarang di moderenkan menjadi bandar maritim atau pelabuhan besar dan itu bukan barang baru. Selayar tercatat dalam sejarah sebagai ikatan perdagangan dunia. ” Selayar berada di pusatnya dunia, dan itu yang akan kita perjuangkan,” ujar Saiful Arif. (TIM)

 

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: