Selayar, Infowarga.id- Di sela sela kesibukannya mengisi jadwal kampanye di hari terakhir pada putaran pertama untuk Kecamatan Bontosikuyu, Saiful Arif kembali didaulat untuk menjadi khotib di Masjid Nur Rahman, Kampung Tangnga – Tangnga, Desa Tambolongan, Kecamatan Bontosikuyu, Jumat (9/10/2020).

Mengutip Firman Allah Qs. 28 = 77, Saiful Arif dalam Khotbahnya mengatakan, berbuat baiklah kamu sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu, dan jangan berbuat keruskan di muka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang – orang yang berbuat kerusakan.

“Berbuat baik kepada sesama makhluk, dalam hal ini, kita perlu mengacu pada petunjuk teknis dalam agama,” urai Saiful Arif.

Baca Juga:  Ops Cipkon, Polsek Benteng Amankan Ratusan Liter Ballo dari Dua Orang Penampung

Lanjut dikatakan, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah dia berkata baik, atau lebih baik diam. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah dia memuliakan tamunya, tambahnya.

Saiful Arif menambahkan, sebaik baik manusia ialah yang paling banyak manfaatnya pada sesama manusia. sesungguhnya amal yang paling utama ialah memberikan kegembiraan kepada saudaranya.

Di sisi lain, kata Saiful, Allah juga melarang kita berbuat kerusakan karena Dia tidak suka, baik kerusakan di daratan maupun di lautan.

Baca Juga:  Pantau Pelaksanaan Tes SKB CPNS, Bupati Selayar Jamin Pelaksanaan Ujian Berlangsung Transparan

“Kerusakan di darat bisa berwujud karena kerusakan hutan atau hubungan antar manusia yang boleh jadi dipicu oleh gaya komunikasi yang kurang sehat, “merasa pintar tapi tidak pintar merasa” dan bisa juga dipicu oleh kebohongan atau ujaran kebencian,” jelasnya.

Mengutip hadits Nabi, Saiful Arif yang menyampaikan khotbah tanpa konsep menyatakan bahwa sesungguhnya manusia yang terbaik di antara kalian adalah yang paling banyak manfaatnya bagi sesamanya, bukan yang paling kuasa, paling pintar, dan juga bukan paling kaya, papar Saiful Arif.

Baca Juga:  Dandim 1415 Selayar Tatap Muka Dengan Komunitas Bykers Selayar

Terpantau, sekitar 55 jamaah tetap fokus pada khotbah tanpa teks dengan durasi sekitar 30 menit.

Ditempat terpisah, Irwan Sahar juga melaksanakan tugas yang sama di Masjid Nurul Hidayah Dusun Lappe, Desa Tambolongang.

Usai khotbah, Saiful dan Irwan juga diminta jadi imam dan Seusai shalat jumat, rombongan masih sempat menemui beberapa Tokoh sekaligus pamit untuk melanjutkan perjalanan menuju Bahuluang. (**)

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: