Selayar, Infowarga.id – Pemerintah Desa Bontonasaluk menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan RKPDes tahun 2021 dan DU- RKPDes tahun 2022 sekaligus dirangkaikan dengan pembentukan Pos Pelayanan Tekhnologi Tepat Guna (Posyantek) di Aula Desa Bontonasaluk, Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar, rabu (23/9/2020).

Musyawarah Desa dibuka Sekretaris Desa Bontonasaluk, Syamsuddin dan dihadiri Ketua dan Anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, PLD, Kepala Dusun, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan masyarakat peserta musdes.

Sekdes Bontonasaluk, Syamsuddin mengatakan bahwa Musyawarah Desa ini sangat penting untuk dilaksanakan. Dan tentunya peran masyarakat sangat penting untuk mengusulkan terkait rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Desa yang akan di masukkan di APBD Desa.

Baca Juga:  Pemdes Appatanah Salurakan BLT-DD Tahap Pertama Penyaluran ke Dua Kepada 66 KK

“Rencana usulan yang akan dilaksanakan adalah program kegiatan yang telah di rencanakan diperencanaan pembangunan jangka menengah (RPJM) Desa yang kita laksanakan pada awal tahun ini.

Olehnya itu, bapak dan ibu sebisa mungkin memasukkan usulan yang bisa kita masukkan kembali di APBD Desa Bontonasaluk, ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa apa yang dilaksanakan Pemerintah Desa selama ini sudah berdasarkan atas kemauan dan prioritas rencana yang diusulkan oleh masyarakat secara keseluruhan.

” Jadi semua rencana yang diusulkan itu telah tercover didalam dokumen RPJM Desa dan nantinya yang masuk dalam RPJM ini akan diakumulasikan kembali didalam rencana kerja tahunan desa tahun 2021,” tandasnya.

Baca Juga:  Kampanye BAS di Manarai diwarnai Iringan Pengantin, Audience: Ini Tanda Kemenangan

Terakhir ia mengatakan, semoga apa yang kita rencanakan nantinya mampu di realisasikan oleh APBD Desa, APBD Kabupaten, Provinsi ataupun APBD  Pusat, Insya Allah,” tutup Sekdes mengakhiri.

Sementara, PLD Desa Bontonasaluk, Zulfikar mengatakan bahwa Musdes ini dilaksanakan untuk mendengar usulan usulan dari masyarakat.

” Silahkan dimasukkan usulannya, sepanjang itu dibutuhkan oleh masyarakat,” ucapnya.

Lanjut Zulfikar, mengatakan rangakaian kegiatan usai Musdes akan dilanjutkan dengan pembentukan posyantek dimana di setiap desa diwajibkan membentuk posyantek.

Baca Juga:  Cegah Covid - 19, TNI - Polri dan Pemerintah Kompak Dukung 3 M

” Posyantek ini tugasnya untuk memfasilitasi masyarakat Desa baik itu informasi terkait tekhnologi tepat guna tekhnologi pertanian, perikanan atau UMKM atau inovasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Selain itu tugas dari posyantek ini, juga untuk mendata masyarakat yang mampu membuat inovasi terkait tekhnologi tekhnologi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

” Dan sumber dana dari posyantek ini,  bisa dari APBD Desa, Kabupten, Provinsi pusat, atau pihak ketiga yang tidak mengikat atau tidak mencari keuntungan didalamnya,” ujarnya. (Sya)

 

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: