Selayar, Infowarga.id- Terkait terbitnya maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan Pemilihan tahun 2020, tertuang dalam Mak/3/IX/2020 dan ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis pada 21 September 2020.

Dengan terbitnya maklumat Kapolri ini, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud, S.IK, MH, menghimbau kepada para Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan selayar, Timses dan para penyelenggara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati agar mematuhi standar protokol kesehatan dalam setiap tahapan pesta demokrasi tersebut.

” Harapannya agar paslon, Timses dan para pendukungnya tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya saat mengikuti tahapan Pilkada,” ucap Kapolres kepada awak media, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga:  Puluhan Karung Beras Bansos di Dua Desa Takabonerate Penuhi Kutu

Selain itu kata Kapolres, bahwa dengan terbitnya Maklumat Kapolri tersebut bertujuan untuk mencegah klaster baru covid 19, yaitu klaster Pilkada, potensi berkerumunnya warga terbuka lebar, dan tentunya kerumunan warga dapat memicu penyebaran covid 19, tambahnya.

Lanjut dikatakan, Terkait terbitnya Maklumat Kapolri tentang pencegahan covid 19 ini, akan kami sosialisasikan kepada para kandidat, timses kandidat, dan kepada masyarakat luas. Dan tentunya juga di sosialisasi ini akan kami ajak peran serta dari penyelenggara, pengawas pemilihan, dan stakeholder lainnya dimana tujuannya untuk memaksimalkan sosialisasinya agar masyarakat faham pentingnya mencegah penyebaran covid melalui klaster pilkada.

” Harapan kita semua sama yaitu kita wujudkan Pilkada Yang Sehat, Bermartabat, Aman, Damai dan Sejuk tanpa lahirnya klaster baru, klaster Pilkada,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Desa Bontomalling Antusias Hadiri Kampanye BAS, Inginkan Basli Ali Lanjutkan Dua Periode

Sekedar di infokan bahwa dalam maklumat tersebut terdapat empat poin aturan terkait pilkada yakni :

  1. Pilkada 2020 merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi undang-undang, maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

  2. Untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara Pilkada 2020, dengan ini Kapolri mengeluarkan maklumat :

a. Dalam pelaksanaan Pilkada 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid-19.

b. Penyelenggara Pilkada 2020 wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Baca Juga:  KPU Kepulauan Selayar Serahkan Dokumen Dukungan Bapaslon Perseorangan Ke PPK

c. Pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.

d. Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi, atau sejenisnya.

  1. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

  2. Demikian maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat. (HS)

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: