Selayar, Infowarga.id – Pengiriman barang melalui peti kemas Selayar -Surabaya, Surabaya -selayar, resmi dilaunching di pelabuhan Rauf Rahman, Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (9/9/2020).

Launching ini mengangkat tema “mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Selayar dengan sistem modernisasi pola angkutan peti kemas.

Launching tersebut ditandai pemecahan  kendi oleh Sekretaris Deputi bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Dr. Eng. Lukijanto, S.T serta peninjauan driver container dan penandatanganan MOU antara PD. Berdikari dengan PT. INDO OIL perkasa dan PT Bumi Indo Jaya Gemilang.

Hadir, Sekda Selayar, Dr. Ir H. Marjani Sulthan, M.Si mewakili Bupati, dan dihadiri Muh Basir mewakili Dirut PT Pelindo 4 Makassar, Kadis Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu (PTSP) Sulsel, Jayadi Nas Mewakili Gubernur Sul Sel, Angggota DPRD Prov Sulsel Fraksi Partai Nasdem Ady Ansar, S.HUT, MM Pub, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Temmangnganro Machmud, S.IK, Kejari Kepulauan Selayar, Adi Nuryadin Sucipto, SH, MH, Juga dihadiri Para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, dan Para Kepala Perangkat Daerah, Para Kabag, Camat, Kepala Desa dan Lurah dan pelaku usaha.

Baca Juga:  Pemdes Maharayya Salurkan BLT Tahap I Penyaluran ke Dua Kepada 25 KK Penerima Manfaat

kegiatan ini diawali dengan tari pangellai dari sanggar seni teratai passiana yang makna menerima tamu atau suatu pengormatan kepada tamu baik itu wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara.

Sekda Selayar, Marjani Sultan mengatakan bahwa Selayar diartikan sebagai semangat lebih untuk melayani rakyat, dan dengan didukung dengan sebuah kapal kontainer yang bernama ” Semangat mas” yang mencerminkan sebuah optimisme menuju kejayaan masyarakat Selayar.

“Membangun Kepulauan Selayar sesungguhnya mempunyai tantangan sendiri dibandingkan membangun kabupaten kota yang wilayahnya terkoneksi dan dalam satu jaringan daratan Sulawesi, sehingga segala upaya penyediaan infrastruktur dasar harus dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah,” ucap Sekda Selayar.

Selain itu, ditengah kesulitan dan keterbatasan akibat wabah Covid-19, kehadiran PT Pelindo IV Makassar yang menggandeng PT tempuran mas dan PT Sinar Surya dan beberapa perusahaan lain ke Selayar memberikan angin segar dan sekaligus penyemangat Selayar yang selama ini dikenal sebagai emas hijau.

“Selayar dikenal sebagai emas hijau dengan produksi kopra sebesar 24.202 ton tahun 2019, kenari sebanyak, 2.758 ton, jambu mente 1976 ton, padi sebesar, 29.374 ton, jagung sebesar 7.127 ton, serta produk unggulan jeruk keprok sebesar 3.219 ton. Dan untuk hasil laut Selayar lebih banyak berorentasi ekspor, dan untuk hasil perikanan Selayar produksi ikan Selayar terus menunjukkan tren naik dari 20.152 ton tahun 2017 naik menjadi 21.592 ton tahun 2018 dan terus naik menjadi 28.268 ton tahun 2019, jelasnya lagi.

Baca Juga:  H. Ali Gandong Siapkan Lahan Program Gubernur Sulsel yang Akan Kembalikan Kejayaan Jeruk Selayar

Mengakhiri keterangannya ia mengatakan dengan momentum pelaksanaan acara launching peti kemas ini diharapkan dapat merefleksikan perjalanan panjang daerah yang kita cintai serta adanya keinginan yang kuat dari segenap komponen masyarakat untuk mengembalikan eksistensi dan kejayaan Selayar Baik itu dari sisi pembangunan ekonomi, sosial dan budaya agar dapat diperhitungkan dalam konteks, regional, nasional dan internasional, harap sekda Selayar mengakhiri keterangannya.

Sementara Muhammad Basir dari  PT. Pelindo IV (persero) Makassar mengatakan masuknya kapal container “Semangat Mas” patut sepenuhnya untuk disupport sebagai mitra strategis.

Baca Juga:  Pantau Pelaksanaan Tes SKB CPNS, Bupati Selayar Jamin Pelaksanaan Ujian Berlangsung Transparan

“Namanya juga baru dimulai, sudah pasti ada hambatan, tapi saya yakin dan percaya ini adalah suatu pemicu perkembangan ekonomi Selayar,” kata Muhammad Basir.

Menurutnya pengiriman barang hasil bumi dan laut melalui peti kemas sangat luar biasa, karena mengakibatkan bukan hanya konektivitas antar wilayah, tetapi ke depannya berpotensi pada konektivitas antar negara.

“Mari kita terus bersinergi untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Selayar,” imbuhnya.

Sementara, Kadis PTSP Sulsel Jayadi Nas, menilai pengapalan barang komoditi hasil bumi dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Itu adalah bagian dan visi dan misi Pemprov Sulsel  yaitu bagaimana melakukan inovasi dan bagaimana membuat pusat -pusat pertumbuhan ekonomi baru, jadi jangan dianggap lanching ini sebagai tujuan tetapi ke depan akan muncul inovasi-inovasi baru. Mudah-mudahan dengan peluncuran perdana pengiriman barang melalui peti kemas, ekonomi masyarakat semakin membaik,” terangnya. (Sya/Im)

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: