Selayar, Infowarga.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar sosialisasi Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar tahun 2020, di Warkop Ramdhan Coffee, jl. K.H Kadir Kasim, Kecamatan Benteng, senin (24/8)2020) siang.

Kegiatan Sosialisasi ini, dipandu Sekretaris KPU Kepulauan Selayar, Asmar Sugiharto, dan dihadiri Komisioner KPU Kepulauan Selayar Bidan Devisi Teknis, A. Dewantara, sekaligus pemateri, bersama Bidan Devisi Data, Sukardi.

Juga dihadiri, Wakapolres Kepulauan Selayar, Kompol Abdul Rahman, Pjs Kasdim, Kapten Inf. Busrah Mewakil Dandim 1415 selayar, Kasi Datun Kejari, A. Trismanto , SH, Kadisdukcapil, Drs. A. Patonrangi Pasbal, Ketua dan Anggota Bawaslu Kepulauan Selayar, Pimpinan Partai Politik, Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar jalur partai Politik, Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar jalur Perseorangan, Para LO Bapaslon, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Ormas, Organisasi Kepemudaan dan Pers.

Baca Juga:  Pemdes Jambuiya Kembali Salurkan BLT- DD Kepada Penerima Manfaat

Komisioner KPU Kepulauan Selayar Bidan Divisi Teknis, Andi Dewantara dalam penjelasannya mengatakan bahwa, pada saat pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, pimpinan partai pengusung setempat, wajib mendampingi Paslon saat pendaftaran.

“Jika pimpinan partai politik tingkat Kabupaten tidak mendampingi Pasangan calonnya Bupati dan Wakil Bupati saat pendaftaran, maka KPU berhak menolak pendaftaran Paslon tersebut,” kata Koordinator Divisi Teknis KPU, Andi Dewantara.

Lanjut dikatakan, bahwa pendaftaran pasangan calon dijadwalkan mulai tanggal 4 – 6 September mendatang dan masa pendaftaran bakal pasangan calon paling lama tiga hari terhitung setelah hari terakhir pengumuman pendaftaran.

Baca Juga:  Hari Ini Pemkab Selayar Gelar Rapid Test Gratis Kepada Pelajar dan Mahasiswa

” Pengurus partai politik atau gabungan partai politik dan bakal pasangan calon wajib hadir pada saat pendaftaran dan jika tidak hadir pada saat pendaftaran karena disebabkan berhalangan, itu harus dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi yang berwenang,” tambahnya.

Lebih lanjut,  ia juga mengatakan jika partai politik atau gabungan partai politik yang mendaftarkan bakal calon, yang secara kumulatif tidak memenuhi syarat pencalonan, KPU Kabupaten menyatakan tidak menerima pendaftaran tersebut, menuangkan dalam berita acara dan mengembalikan dokumen pendaftaran bakal calon kepada partai politik atau gabungan partai politik yang bersangkutan.

Selain itu, apabila perolehan kursi dari satu atau lebih partai politik yang belum mendaftar mencapai paling kurang 20 persen atau perolehan suaranya mencapai paling kurang 25 persen maka komposisi partai politik atau gabungan partai politik yang mengusung pasangan calon yang telah diterima pendaftarannya, tidak dapat diubah.

Baca Juga:  Karena Salah Paham dengan Kades Nyiur Indah, Sandra Bone Gagal Terima BLT

” Dan apabila perolehan kursi dari satu atau lebih partai politik yang belum mendaftar tidak mencapai paling kurang 20 persen atau perolehan suaranya tidak mencapai paling kurang 25 persen, maka pasangan calon yang telah diterima pendaftarannya dapat mendaftar kembali dengan komposisi partai politik atau gabungan partai politik yang berbeda,” ujarnya.

Dari pantauan media ini, rangakaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. (Sya)

 

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: