Selayar, Infowarga.id – Tim Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Kabupeten Kepulauan selayar sebelumnya pada Sabtu (25/7/2020) melakukan pemantauan monitoring dan evaluasi  ke PT TRIPPER NATURE Pusat Perusahaan yang terletak di Desa Bungaiya Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar.

Tim Dinas PMPTSPTK Kabupaten Kepulauan Selayar melakukan pemantauan dan monitoring ke PT. TRIPPER NATURE
terkait adanya beberapa pemberitaan di media sosial bahwa adanya aktivitas mencurigakan di kawasan perusahan tersebut dan perusahan tersebut juga menutup akses jalan warga lokal yang ingin pergi melaut serta Perisinan perusahan tersebut yang belum Lengkap.

Sebelumnya, kapolsek Bontomatene Iptu Idris yang turun langsung memeriksa perizinan perusahan PT TRIPPER NATURE, dan pihak perusahan tidak bisa menunjukan dokumen pada saat kepolisian meminta karena alasannya ada di kantor pusat dan bahkan wartawan yang mau mengambil gambar juga sempat di halangi oleh pihak perusahan.

Menyikapi hal tersebut, KETUA DPD LSM lP-RI SULSEL Imran Hasan P Patomboni langsung mendatangi Dinas PMPTSPTK pada senin, (27/7/2020) untuk mengkonfirmasi hal tersebut dan diterima langsung oleh Kadis PMPTSPRK selayar Muhammad Arsyad, S.KM, M.Kes, MSc.PH, didampingi Kepala Bidang Pengaduan, Pengendalian Penanaman Modal dan Penanganan Potensi Perizinan dan Non Perizinan, Baso Kasim DM, SE, dan Kepala Bidang Perizinan dan Non Perizinan, Hj. Nur Ikhlas, ST.

Baca Juga:  Kapolsek Benteng Bersama Danramil 01 Ngopi Bareng Dengan Insan Pers

Ketua DPD LSM LP-RI SULSEL Imran Hasan meminta penjelasan secara detail terkait hasil pemantauan yang dilakukan oleh Dinas PMPTSPTK dilokasi Perusahan PT.TRIPPER NATURE, supaya warga Desa Bungaiya bisa mengerti dan mengetahui langka langka apa yang dilakukan Pemkab Kepulauan selayar untuk memediasi permasalahan yang terjadi di kawasan perusahan tersebut khususnya masalah akses dan perizinan serta pembuangan limbah, kata imran.

Sementara, Kepala Dinas PMPTSPTK Selayar muhammad Arsyad mengatakan bahwa kemarin kami kesana dan terkait izin itu sudah ada IMB sementara, Izin Lokasi sedang proses, izin lingkungan berupa UKL atau UPL juga dalam tahap proses di Dinas Lingkungan Hidup. Jadi satu buah kantor yang telah dibangun dan itu memperoleh surat izin IMB nomor 656/IMB/VII2020/DIS PMPTSPTK. Jadi adapun jenis usahanya adalah industri bumbu masak dan penyedap masakan serta industri minyak atsiri untuk kegiatan usaha prosesing pengelolahan bumbu masak  dan penyedap masakan belum berproduksi sedangkan untuk pengeringan vanili sudah berjalan, ucapnya.

Baca Juga:  Hari ke 3 Operasi Yustisi, Tim terpadu TNI-Polri dan Sat Pol PP Sasar Beberapa Titik Wilayah Benteng

Selain itu, PT TRIPPER NATURE telah melakukan pengajuan izin lokasi pemanfaatan hak atas tanah, proses pemenuhan izin izin lainya dengan mengunakan permohonan izin nomor induk berusaha (NIB) No induk berusaha 8120003872324 & pengurusan IMB no 656/IMB/VII/DIS.PMPTSPTK.

Dan untuk selanjutnya dalam pemenuhan komitmen lainnya berupa izin lingkungan dan izin izin lainya sebelum perusahan melakukan prosesing Investor ini menunjukkan keseriusannya berinvestasi di Selayar antara lain ditunjukkan dengan membuat jalan masuk kawasan usaha yang cukup memenuhi standar sepanjang kurang lebih 1 km.

” Investor ini juga senantiasa berupaya memenuhi persyaratan berusaha sesuai aturan yang ada serta memberdayakan potensi sumber daya lokal yang ada, olehnya itu diminta kerjasama dan dukungan semua pihak untuk kelancaran usaha investor ini.

Baca Juga:  KM. Nurul Jaya Tenggelam di Perairan Laut Selayar, 7 Awak Kapal di Evakuasi

Dengan demikian, kedepan akan semakin banyak investor yang akan berinvestasi di Daerah kita yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahateraan masyarakat kita, tutup Arsyad.

Kepala Desa Bungaiya Alimuddin, mengatakan bahwa tidak ada keluhan warga selama ini khususnya terkait akses yang dimaksud malah dengan adanya perusahan ini bisa memberikan dampak yang baik kepada warga yaitu mengurangi pengangguran karna sudah puluhan warga Desa Bungaiya bekerja di Perusahan tersebut.

” Kami juga saksikan langsung bahwa para nelayan sebenarnya masih bisa lewat dipinggir pantai dari arah utara ke selatan atau sebaliknya dan memang ada jalan warga yang selama ini mereka lewati tapi itu bukan jalan umum karna jalan itu berada dalam lahan pribadi saudara Sallang yang  sekarang lahan tersebut dikerjasamakan atau disewakan dengan PT TRIPPER NATURE Pusat Perusahaan di Oxnard, California USA yang sudah buka cabang di Cibitung Jakarta dan Bali,” ujarnya. (Tim)

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: