Selayar, Infowarga.id – Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Selayar menggelar konferensi Pers dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhykasa ke 60 tahun 2020, di Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan selayar, Kecamatan Benteng, rabu (22/7/2020).

Konferensi pers, dipimping langsung Kejari Kepulauan Selayar Adi Nuryadin Sucipto, SH, MH, didampingi Kasi Pidsus Juniardi Windraswara, SH,MH, Kasi Intelijen Kejari Tryo Jatmiko, SH, MH, Kasi Datun, Andi Trismanto, SH, Kasi Pidum, Mirdad Apriadi Danial, SH.

Dihari Bhakti Adhyaksa ke 60 terdapat beberapa capaian kinerja yang dipaparkan Kejari Kepulaun Selayar diantaranya bahwa untuk penyelidikan dan penyidikan terdapat satu penyelidikan yang telah ditingkatkan pada tahap penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi terhadap tujuh (7) paket pekerjaan pada Dinas Pekerjaan Umum tahun anggaran 2014 yang tidak dilaksanakan dan telah dibayarkan uang muka pekerjaan sebesar Rp. 1.468.532.558 ( satu milyar empat ratus enam puluh delapan juta lima ratus tiga puluh dua ribu lima ratus lima puluh delapan rupiah).

Baca Juga:  Pemdes Bontonasaluk Musdes Penyusunan RKPDes dan Pembentukan Posyantek 

Selain itu, adanya satu pra penuntutan atas nama tersangka AI atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan penerangan lampu tenaga Surya pada beberapa Desa di Kabupaten Kepulauan Selayar tahun anggaran 2019, ucap Adi Nuryadin Sucipto Kejari Kepulauan Selayar.

Lanjut ia mengatkan bahwa untuk penuntutan terdapat tiga penuntutan perkara diantaranya, perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran pada kegiatan pembagunan sarana prasarana pasar rakyat Bonea tahun anggaran 2015 pada kantor Dinas perdagangan dan perindustrian Kabupaten Kepulauan Selayar.

Baca Juga:  Pilkada Selayar 2020, Warga Kelurahan Putabangun Siap Menangkan BAS

Perkara tindak pidana korupsi penggunaan anggaran DDS (Dana Desa), anggaran ADD (Alakosa Dana Desa) dan PBHP ( Penerimaan Bagi Hasil Pajak) pada Desa Bontokoraang, Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar tahun Anggaran 2016.

Kemudian, Perkara tindak pidana korupsi penggunaan anggaran DDS (Dana Desa), anggaran ADD (Alokasi Dana Desa) dan PBHP (Penerimaan Bagi Hasil Pajak) pada Desa Khusus Pasitallu, Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar tahun anggaran 2015 sampai dengan 2017. Tandasnya.

Baca Juga:  Ketua Persit KCK Koorcab Korem 141/TP PD XIV/Hasanuddin Kunker ke Selayar, Ini Agendanya

Lebih lanjut Kajari juga mengungkapkan bahwa telah dilakukan eksekusi terhadap 9 terpidana tindak pidana korupsi. Dan juga telah ditangkapnya 2 DPO (Buronan) tindak pidana korupsi atas nama H. Patta Rapanna dan Andi Anwar Dg. Pasikki.

” Penyelamatan keuangan Negara, telah dilakukan penyelamatan keuangan Negara sejak tahun 2019 sampai dengan bulan juni tahun 2020 senilai Rp. 536. 959. 375 ( lima ratus tiga puluh enam juta sembilan ratus lima puluh sembilan ribu tiga ratus tujuh puluh lima rupiah), ” ujar Kajari Kepulauan Selayar. (Sya)

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: