Selayar, Infowarga.id – Tim Gugus Tugas percepatan penanganan(GTPP) Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar, hari ini  melaksanakan rapid Test gratis kepada para pedagang di pasar Bonea, Kecamatan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, sabtu (18/7/2020).

 

Kegiatan ini dihadiri, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar yang juga Jubir GTPP Covid-19, dr. H. Husaini, M.Kes, Kepala BPBD Kepulauan Selayar, Drs. Ahmad Ansar, M.Si, Kepala puskesmas Benteng dr. Frengki Wijaya, Kepala Disperindagkum Kabupaten Kepulauan selayar, Drs. Hizbullah Kamaruddin bersama jajaran, Sekretaris BPBD Kepulauan Selayar Rosa Indah Hasan,S.P, kepala Bidang trantibum Satpol PP Damkar Selayar, Andi Eka Putera rindam, S.Sos, Kasat Shabara Polres Kepulauan Selayar AKP. Sri toto dan para Nakes.

Kepala Dinas Kesehatan yang juga Jubir GTPP Covid 19 selayat, dr. H. Husaini, M. Kes, mengatakan Rapid test gratis kepada para pedagang dikakukan karena di selayar sudah terjadi transmisi lokal.

Baca Juga:  Cawabup Saiful Arif Paparkan Potensi Kemenangan di Pilkada Selayar

“Olehnya itu kita harus memperbanyak tracing dan pemeriksaan dan Alhamdulillah di Pasar Bonea kita berhasil memeriksa 307 orang pedagang,” ucap dr. Husaini.

Sementara Kepala Puskesmas Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, dr. Frengki Wijaya mengatakan bahwa rapid Test gratis ini untuk para pedagang yang berjualan dipasar dimana tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, dan sesuai dengan data yang diterima dari kepala pasar Bonea dan TPI itu sekitar 500- an pedagang.

“Jadi pada saat di rapid test, hasilnya itu akan keluar sekitar 15 menit dan ini menjadi syarat atau pass mereka bagi para pedagang yang ingin berjualan dipasar,” ucapnya.

Dengan demikian kata Frengki bahwa reaktif itu belum tentu positif dan tentunya ketika ada yang reaktif, itu akan dilanjutkan dengan swab test dan akan diisolasi dirumah mereka masing masing selama 14 hari dan dalam waktu itu tentunya mereka harus menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak dengan keluarga dan pakai masker jika keluar rumah.

Baca Juga:  Tim Biddokkes Polda Sulsel Tinjau Lokasi Pembangunan Klinik Pratama Polres Selayar

” Reaktif itu belum tentu positif dan jika ada yang reaktif dilanjutkan dengan swab test untuk menentukan apakah Covid atau bukan. Begitupun dengan  gejala seperti batuk dan flu, itu juga tidak selamanya reaktif hasilnya,” jelasnya lagi

Lebih lanjut ia mengatakan ini kan hasil screening dan sesuai dengan perkembangan yang ada kita akan menggalakan penjaringan yang sebesar besarnya, dimana tujuannya adalah melakukan tindakan yang preventif ketika ada hal hal yang berpotensi untuk menjadi sebuah penularan.

Baca Juga:  Tripika Kecamatan Benteng Bagi- Bagi Masker di Pasar Bonea, Berikut Penjelasannya 

” Kalau masyarakat sadar untuk menerapkan protokol kesehatan maka ini akan memutus mata rantai penyebaran covid-19, namun bila mana masyarakat tidak sadar dan tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik maka virus ini akan awet,” ujarnya.

Mengakhiri keterangannya, dr. Frengki juga menghimbau kepada para  pedagang yang tidak sempat hadir hari ini, maka diberikan kesempatan untuk melakukan Rapid Test gratis dengan pelayanan gratis, apakah kembali  dikumpulkan di pasar atau dikasi surat pengantar untuk ke Puskesmas karena itu adalah pass mereka untuk bisa jualan di pasar, ujar dr. Frengki Wijaya Kepala Puskesmas Benteng. (Sya)

 

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: