Selayar, Infowarga.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Selayar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) verifikasi faktual dukungan Pasangan Calon Perseorangan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar tahun 2020, di Gedung PKK, Jl. Muh. Karaeng Bonto, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (20/6/2020).

Kegiatan Bimtek di buka secara resmi Ketua KPU Kepulauan Selayar Nandar DJamaluddin, S.Pd, dan dihadiri beberapa Komisioner KPU diantaranya Bidan Devisi Teknis, Andi Dewantara sekaligus pemateri, Bidan Devisi Hukum, Mansur Sihadji sekaligus pemateri dan Bidan Devisi Data Sukardi, dan PPK dari 11 Kecamatan se- Kabupaten Kepulauan Selayar.

Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar Djamaluddin mengatakan bahwa jangan pernah lengah dalam ketertiban tugas tugas disetiap tahapan sehingga menjadi sangat penting untuk kita hadiri semua tahapan kegiatan kegiatan yang akan dilaksanakan kedepan.

“Tahapan Pilkada akan dilanjutkan dengan syarat standar pemenuhan protokol kesehatan Covid – 19, ini kita sudah sepakat antara pemerintah, DPR dan KPU RI,” kata Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar Djamaluddin.

Baca Juga:  Hari ini, Desa Pamatata Salurkan BLT Tahap II Penyaluran ke V Kepada Penerima Manfaat

“Kami secara kelembagaan meminta agar menjalankan proses dengan baik dan tertib. Kajian secara teknis tentang verifikasi faktual akan dimaksimalkan”, katanya lagi.

Selain itu, kata Nandar bahwa sesuai surat keputusan PKPU nomor 1 tahun 2020 tentang calon perseorangan adalah perubahan ketiga PKPU no 3 tahun 2017 tentang pencalonan dan surat keputusan PKPU no 82 tentang syarat dukungan calon perseorangan itu harus menjadi kajian kita.

Begitupun dengan SK PKPU no 20 dalam urainnya terkait kegiatan kegiatan yang mengumpulkan orang, itu kita sudah penuhi setidaknya  pake masker dan pendekatan formil kita dalam hal pemenuhan standar Covid ini harus kita disiplin.

Baca Juga:  Sekda Kepulauan Selayar Resmi Jabat PLH Bupati

“Mudah- mudahan teman teman PPK semua memiliki ini, setidaknya ada di handpone, sehingga dalam waktu seharian ini, baik dari sisi teknis verifikasi faktual yang akan disampaikan dan juga kajian atau telaah hukumnya itu harus betul betul dimaksimalkan,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ruang ruang krusial ini amat terbuka ditahapan nantinya, dan tentunya pihak penyelenggara yang lain dalam hal ini Bawaslu juga pasti akan mempersiapkan diri karena saya yakin mereka juga mau profesional, mereka juga mau kerja kerja tertib.

“Kalau mereka profesiolan dan kerja tertib artinya dia juga akan menelaah regulasi yang dikeluarkan oleh KPU RI, sehingga memang tidak ada alasan untuk kita alfa dalam hal telaah ayat perayat, pasal perpasal, dan perubahan sampai kemudian suatu saat ada situasi yang tidak dituangkan atau tidak dibahasakan diregulasi kita akan terjadi, maka itu harus lengkap di telaah kita,” tambahnya.

Baca Juga:  Tekan Laju Penyebaran Covid -19, Pemkab Selayar Terus Lakukan Evaluasi

“Saya kira provinsi dan KPU terbuka untuk kita komunikasi, ketika ada hal hal yang mentok atau stagnan di kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Zainal dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini diikut oleh PPK yang masing masing 2 orang dalam 1 Kecamatan dari 11 Kecamatan se Kabupaten Kepulauan Selayar.

” Bimtek ini akan berlangsung sehari dengan penyampaian materi masing masing dari Komisioner KPU, Andi Dewantara dan Mansur Sihaji,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pemberian materi Bimbingan Teknis Verifikasi faktual Dukungan Pasangan Calon Perseorangan pemilihan Bupati dan wakil bupati tahun 2020 masih  sementara berlangsung. (Sya)

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: