Selayar, Infowarga.id – Seorang istri berinisial MRN (30Th) di Desa Lambego Kecamatan Pasimarannu Kabupaten Kepulauan Selayar tega mengusir suaminya berinisial (UD, 38Th) dari rumah.

Lebih disayangkan lagi, karena UD yang pendatang dari NTT dan tak punya keluarga di Lambego diusir oleh istrinya sendiri. Demikian juga dari pihak keluarga istrinya, tidak ada yang peduli sama sekali.

Menurut UD, awal keretakan rumah tangganya terjadi sekitar 6 bulan lalu. Saat itu MRN ke Bonerate selama 1 bulan. Setelah istrinya kembali dari Bonerate, Udin diminta untuk turun dari rumah dan disuruh membawa semua pakainnya.

Baca Juga:  Bawaslu Selayar Gelar Sosialisasi Tatacara Pengajuan Sengketa Proses Pemilihan 

“Tidak lama kemudian datang juga saudara laki laki istri saya menyuruh saya turun dari rumah. Padahal rumah ini adalah rumah saya sendiri. Alasan istri saya ke Bonerate, karena tidak ada beras,” kata UD kepada Wartawan melalui telpon selulernya, Sabtu (30/5/2020) malam

UD sendiri membantah apa yang disampaikan oleh istrinya.

Ia mengatakan selama ini siapa yang membiayai keluarga saya? termasuk anak tiri 2 orang dan anak kandung saya yang masih TK, jelas UD.

Baca Juga:  Rusa Mati di Tembak Orang Tak di Kenal, Pemilik Minta Aparat Selidiki Kasus Tersebut

Saya sudah 4 bulan tinggal di kebun tanpa ada belas kasihan. Selama ini ada hasil kebun dan saya serahkan semuanya kepada istri saya di kampung untuk anak saya.

“Selama 4 bulan, hasil kebun saya 1 juta 600 lebih termasuk beras 90 liter dan hasil kerja jagung dan kacang hijau saya serahkan semua kepada istri saya karena ada anak saya sama dia, selama ini saya juga kerja batako dan angkat pasir untuk bangunan di Desa,” ujar UD.

Alasan istri saya untuk menceraikan saya karena hanya tidak suka saja.

Baca Juga:  Berlakukan Social Distancing, Pemerintah Desa Bonea Salurkan BLT-DD

“Saya sudah digugat cerai ke pak Imam dan pak KUA, alasan gugatan cerai istri saya karena hanya tidak suka. Ini penyampaian pak Imam dan pak KUA ke saya, terus saya pertanyakan juga ke pak KUA dan pak Imam. Apakah saya mau dikasih cerai diam – diam saja tanpa aturan?,” tegas UD. (**)

 

Editor : Syahrul

By Syahrul

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: